Pages

Tampilkan postingan dengan label trip to Japan 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trip to Japan 2017. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Maret 2018

Ke Jepang (Lagi) - Day 6 (Pulang!)

Tokyo 19 November 2017


Rute: Harajuku - Ikebukuro - Naka Itabashi - Ikebukuro - Haneda

Ini adalah hari terakhir gue di Jepang.

Karena hari terakhir jadi emang sengaja pergi ke luarnya lama karena akumulasi capek terus kayak beberes sedikit dulu. Hari ini santai-santai aja maunya tapi boong banget, kita masih mengejar oleh-oleh yang belum tercapai. Jadi kita bakal ke Harajuku karena mau ke Daiso-nya sekalian ke Kiddy Land-nya. Setelah itu gue bakal ke OTOME ROAD di Ikebukuro. Semacam icon-nya Ikebukuro tapi baru gue datangin di hari terakhir :""((

Itin kacau 75%.

Senin, 29 Januari 2018

Ke Jepang (Lagi) - Day 5

Walau ingatan memuai gue akan berusaha melanjutkan sampe kelar. Lanjutan dari postingan ini.


Tokyo, 18 November 2017

Rute: Akihabara, Nakano, Ikebukuro

Fandom time again. Dua hari ini karena dah mau pulang jadi kita fokus belanja again and again, dan mencari oleh-oleh dan titipan. Oleh-oleh gue batasi buat keluarga gue, buat temen gue cuma kue bukan barang, kalau nitip gue biasanya cari tau dulu pas awal kira-kira gue bisa dapetin ato ngga, kalau ngga ya ga gue terima :))

Ke akihabara bisa pake Tokunai Pass lagi guys karena lewat jalur JR, jadi seperti biasa gue pake pass itu.

Di Akihabara ini memang tempat yang identik buat para otaku. Kalau gue bilang Ikebukuro buat otaku cewek dan Akihabara buat otaku cowok, mungkin lu bertanya-tanya, "Terus ngapain lu ke sini?"

Jawabannya adalah ada ANIMATE 7 LANTAI YANG KHUSUS BUAT PARA OTAKU CEWEK SEMUA (AKIBA GIRLS STATION--namanya). Saking khususnya ga ada WC buat pria di sini. Fandom-nya ya macam Haikyu, Tourabu, Ensuta, Yuri on Ice dll, pokoknya yang bergelimang cowok-cowok tamvan. GUE SUKA BANGET dari penjelasannya yang ada di artikel.

Pas baca artikelnya gue tau ini gedung katanya agak kecil dibanding animate Ikebukuro, gue tau.

Tapi ternyata ekspektasi gue ketinggian. Gue pikir gue bisa 7 jam di sini. Kenyataannya pas gue masuk, 7 detik kemudian gue kayak mengutuk diri gue, "APAAN INI!!!!"

Jumat, 22 Desember 2017

Ke Jepang (Lagi) - Day 4

Sebelum ingatan memuai. Lanjutan dari postingan ini.

Tokyo, 17 November 2017

Rute: Fujiko F. Fujio Museum - Nakano Broadway - Shibuya.

Kalau lu membaca postingan gue yang hari ke-2, di situ dikatakan kalau gue membeli tiket Fujiko F. Fujio, jadi di hari ke-4 inilah eksekusinya! Yey!


Gue sebelumnya sudah pernah ke Fujiko F. Fujio ini tapi ada 1 hal yang membuat gue HARUS bahkan semacam, the main reason why I have to go back to Japan www, yaitu... Makan Dorayaki!

Seriusan ga pake lelucon, ini beneran alasan gue sesungguhnya pergi ke Jepang. Semenjak kejadian Dorayaki yang ingin gue makan malah udah keburu dimakan nyokap gue (emang salah gue sebenarnya) gue bertekad akan pergi lagi sebelum gue mati demi mencicipi Dorayaki yang sesungguhnya di negeri asalnya. Yes, demi Dorayaki. Saja.

Dari Naka Itabashi gue ke Shinjuku kemudian naik kereta apa aja (disarankan yang express atau semi-express) ke Stasiun Noborito. Kenapa yang Express? Karena lebih cepat. Itu aja.

Setelah sampai di Noborito silakan lihat-lihat petunjuk yang mengarahkan ke Fujiko F. Fujio. Seriusan dari stasiun udah ada petunjuknya (jaman 2014 belom). Keluar stasiun kemudian cari lagi halte bus yang direct langsung ke Fujiko F. Fujio Museum, bukan yang terdekat banget dari stasiun ya, agak maju dikit.

Noborito Station, turun dari sini terus cari...

Cari orang yang berkerumun XD wkwk

Selasa, 05 Desember 2017

Ke Jepang (Lagi) - Day 3

Lanjutan dari post ini

Tokyo, 16 November 2017


Rute: Tokyo Disneysea

Saran gue sih kalau dalam rangka liburan gini pas lu ke Jepang, sempatkanlah 1 hari ke Theme Park. Ga mesti Disneyland atau Disneysea, bisa ke USJ juga atau Fuji-Q Highland atau Sanrio Puroland atau J-World atau di Tokyo Dome, atau apa aja deh :)


Kenapa? Karena menurut gue sih theme park itu punya sesuatu yang magical di dalamnya XD Entah kenapa gue percaya semua yang ada di dalam situ bahagia atau setidaknya bakal terpancar aura senang dari orang lain, jadi lu bisa dapet energi positif dari sekitar (apaan). Alasan utama sih, biar lu piknik aja bro, ga ada yang pernah salah dari masuk theme park pas lu dah tua.



Bukan sebuah keharusan, pada akhirnya sesuaikan dengan kondisi keuangan anda ;p

Rabu, 22 November 2017

Ke Jepang (Lagi) - Day 2

Lanjutan dari post ini

Tokyo, 15 November 2017

Turun dari pesawat kita melewati imigrasi yang ternyata keadaannya cukup berbeda dari pas gue ke Jepang 3 tahun lalu, di sini kita ngantre-nya biasa aja malah terbilang dikit. Entah karena gue agak lama juga karena pake acara ke WC dulu, entahlah.

WC pertama gue di Jepang. Haduhhh -___- gue ga terlalu ahli dalam hal WC jongkok.

Di imigrasi pun tidak ada hal yang aneh-aneh, kita tinggal kasih arrival card dan paspor kita aja. Tak ada pertanyaan bahkan masnya nyuruh gue menekan jari gue (buat scan sidik jari) dengan bahasa kalbu alias bahasa tubuh tanpa berkata apa-apa. Untung masnya ganteng, jadi gapapalah. Setelah proses imigrasi, ambil koper terus ke bagian custom, di sini tas gue diperiksa sampe ke ubun-ubun sama petugasnya hahaha niat sekali. Spoiler, di bagian custom pas balik Indo gue malah disuruh ngeloyor aja :"")))

Selasa, 21 November 2017

Ke Jepang (Lagi) - Day 1


Hari yang dinantikan tiba.

Tanggal 14 November 2017, sekitar jam 18.05 gue sudah sampai di Bandara Soekarno Hatta dan menunggu teman gue. Seperti yang gue sudah bilang, perjalanan gue kali ini lagi-lagi hanya berdua saja, tapi tidak masalah, toh menggabungkan dua otak lebih gampang daripada tiga atau empat atau lebih.


Sebelum check-in gue dan temen gue bertemu dulu dengan kru Passpod untuk mendapat wifi portable yang udah gue sewa demi kelancaran internet di Jepang sana. Gue menyewa karena emang lagi ada promo dan yah gue disuruh hubungi si pemilik apartment kalau sudah sampai di stasiun terdekat jadi ya gue rasa portable wifi ini emang diperlukan sih. Untuk Passpod, pas gue di Jepang sinyal mereka oke sih, ga pernah gue hilang sinyal setidaknya di Tokyo ya wkwk. So menurut gue ini rekomen buat kalian yang pengen wifian dengan harga terjangkau.

Kamis, 09 November 2017

Persiapan Tempur ke Wibu-land

Seperti yang sudah gue tulis di postingan sebelumnya, gue bakal pergi ke Jepang bulan November ini.

Selain mempunyai visa (waiver ato biasa) tentu saja yang harus disiapkan buat persiapan tempur di sana adalah ... duitnya! Ini faktor yang paling menentukan kesenangan lu di sana. Semua bisa ke Jepang dengan biaya seminim mungkin, tapi yang bikin pengalaman lu maksimal banget adalah kadar uang lu wkwkwk. Makin banyak ya makin puas. Ya pada akhirnya duit memang ikut menentukan.

Tapi buat yang kere kayak gue, ya sudahlah, nikmati aja kekerean lu. Terima aja dan berangkatlah ke Jepang, dengan sebelumnya sudah menukar yen.

Jadi katanya di Jepang itu sebagian besar masih pake cash banget, dan adalah sebuah hal yang terpuji kalau lu lebih membawa banyak cash ketimbang banyak kartu utang (kredit). Pertanyaannya sekarang: Gue mesti bawa berapa?

Jumat, 27 Oktober 2017

Karena wibu tidak mengenal usia


Halo semuanya! (Jawab: Halo juga Deb)

Gue punya dua impian selama ini, yaitu: gue punya meja di kamar gue (dari gue pindah ke rumah baru gue sekitar 10 tahun lalu gue ga punya meja) dan satu lagi gue pengen...


KE JEPANG
(LAGI)

Gue sudah pernah ke Jepang, gue pernah menceritakannya sebagian di label: trip to Japan 2014 yang ternyata gue cenayang banget menyebutnya dengan TAHUN. Padahal asli gue cukup pesimis gue bakal ke Jepang lagi HAHAHAHA setidaknya gue ga nyangka kalau gue bakal balik lagi 3 tahun kemudian. Kenapa gue pengen ke sana lagi? Ga jauh-jauh karena gue masih jadi wibu di umur gue yang nyaris 30 dan gue merasa memang gue hanya pengen jalan-jalan ke Jepang wgwgwg wibu level apa ini.