Pages

Selasa, 23 Mei 2017

Me Watching Kurobas Last Game

"Deb, ntar temenin nonton ya kalau Kurobas tayang di sini."
"He? Emang dah pasti?"
"Kata fans yang punya temen di bioskop, bakal ada, udah konfirm."

Jawaban gue?

YES! Tentu saja, dengan senang hati.

Rabu, 22 Maret 2017

Am I gifted or cursed?

Halo semuanya, kali ini topiknya adalah tentang diri gue sendiri lagi. Memang gue anaknya begini ya. Mari disimak atau dibaca ya (kok kayak maksa).

Jadi, gue ini tipenya introvert, introvert to the max pas gue masih TK. Gue di situ beneran ga mau kesentuh sama orang yang ga gue kenal atau akrab. Gue takut sama manusia. Itu kalimat yang bisa menjelaskan kehidupan gue saat itu. Kecuali sama keluarga gue pastinya.

Tapi lama kelamaan sifat gue yang takut manusia itu sedikit demi sedikit berubah dan di sekitar SMA dan kuliah, kemampuan bersosialisasi gue berada pada puncaknya (maybe, dibanding sekarang). Gue sangat sering menghubungi temen-temen gue (lagi-lagi dibandingkan sekarang) dan gue aktif di medsos. Apalagi di grup chat. Gue seperti parasit nempel-nempel terus.

Makin lama semenjak lulus, barulah muncul siklus, best friend become stranger. Kalau dalam kasus gue diturunin kastanya jadi: dari akrab jadi biasa aja (best friend itu apa)

Senin, 20 Maret 2017

Khilaf berawal dari rasa ingin tahu

Gue sering banget mendengar kata khilaf di kalangan para otaku cowok cewek. Sebagian besar dari mereka mengucapkan kata itu saat membeli suatu barang, sebuah berhala.

Menurut KBBI:

khilaf/khi·laf/ a keliru; salah (yang tidak disengaja);

kekhilafan/ke·khi·laf·an/ n kekeliruan; kesalahan yang tidak disengaja:

Jadi kalau mau disambungkan dengan ketika mereka membeli barang (mahal), maka barang-barang itu seharusnya sesuatu yang salah, yang keliru, yang seharusnya tidak dibeli.

Well, masuk akal. Misalnya lu beli artbook harga IDR 500k sementara lu makan sehari sekali aja sujud sukur. Itu duit dari mana? Maka lu bilang, "Khilaf gue."

Tapi apa iya ga DISENGAJA? XD

Sabtu, 25 Februari 2017

But there's something good in every day

Every day may not be good,
but there's something good in every day

Ada amin, saudara-saudara? Hahaha. Oke, gue selalu merasa ini salah satu quote yang paling ngena di hidup gue yang isinya cuma merajuk dan mengeluh aja. Selalu ada hal baik di hidup kita setiap hari.

Kemaren gue abis ngambil paspor, gue pulang hendak naik kereta di stasiun palmerah, setelah sebelumnya gue berdiri selalu di TJ. Pas gue nyampe di stasiun itu, gue pikir keretanya dah bentar lagi nih dateng. Ternyata apa? Dia masih baru menuju Tanah Abang sebelum ntar balik lagi arah ke Serpong.

KAMPRET SEKALI. GUE LELAH COY.

Saat gue lagi duduk dan ongkang-ongkang kaki, sambil liat batre HP yang dah makin menipis (makin keki deh), tiba-tiba lewat 2 bocah SD, masih pake seragam sekolah. Yang satu tampaknya orang Sumatera gitu (cowok), yang satu tampaknya dari Papua (cewek). 

Ngapain mereka?

Ow, mereka main gundu (kelereng).

Main gundu bareng?

Cewek cowok ini, dari suku yang beda?

Seketika itu gue langsung bilang, "Lucu banget sihhhhhhh...." sambil terpukau, dan nahan kebelet kencing (serius). Ngeliatnya adem ya, beda ma orang-orang dewasa (badannya doang) yang isinya cuma ributin agama sama suku hahahaha bocah ini cuma maen gundu aja asik.

Secara sekarang emang lagi panas banget masalah politik dan SARA, jadi gue merasa itu adalah hal terindah di hari itu, saat kaki gue super pegel dan gue kebelet kencing (dibahas lagi).

Surprisingly, pas gue turun di stasiun tujuan gue, gue melihat mereka lagi, dan tetap berdua akrab hahahaha. So pure, so cute. Ga ada yang terlahir rasis, lalu kenapa pas gede banyak yang berubah jadi rasis?

Apa something good yang terjadi di hidup kamu hari ini?

Have a nice day!