Pages

Senin, 29 Januari 2018

Ke Jepang (Lagi) - Day 5

Walau ingatan memuai gue akan berusaha melanjutkan sampe kelar. Lanjutan dari postingan ini.


Tokyo, 18 November 2017

Rute: Akihabara, Nakano, Ikebukuro

Fandom time again. Dua hari ini karena dah mau pulang jadi kita fokus belanja again and again, dan mencari oleh-oleh dan titipan. Oleh-oleh gue batasi buat keluarga gue, buat temen gue cuma kue bukan barang, kalau nitip gue biasanya cari tau dulu pas awal kira-kira gue bisa dapetin ato ngga, kalau ngga ya ga gue terima :))

Ke akihabara bisa pake Tokunai Pass lagi guys karena lewat jalur JR, jadi seperti biasa gue pake pass itu.

Di Akihabara ini memang tempat yang identik buat para otaku. Kalau gue bilang Ikebukuro buat otaku cewek dan Akihabara buat otaku cowok, mungkin lu bertanya-tanya, "Terus ngapain lu ke sini?"

Jawabannya adalah ada ANIMATE 7 LANTAI YANG KHUSUS BUAT PARA OTAKU CEWEK SEMUA (AKIBA GIRLS STATION--namanya). Saking khususnya ga ada WC buat pria di sini. Fandom-nya ya macam Haikyu, Tourabu, Ensuta, Yuri on Ice dll, pokoknya yang bergelimang cowok-cowok tamvan. GUE SUKA BANGET dari penjelasannya yang ada di artikel.

Pas baca artikelnya gue tau ini gedung katanya agak kecil dibanding animate Ikebukuro, gue tau.

Tapi ternyata ekspektasi gue ketinggian. Gue pikir gue bisa 7 jam di sini. Kenyataannya pas gue masuk, 7 detik kemudian gue kayak mengutuk diri gue, "APAAN INI!!!!"

Jumat, 22 Desember 2017

Ke Jepang (Lagi) - Day 4

Sebelum ingatan memuai. Lanjutan dari postingan ini.

Tokyo, 17 November 2017

Rute: Fujiko F. Fujio Museum - Nakano Broadway - Shibuya.

Kalau lu membaca postingan gue yang hari ke-2, di situ dikatakan kalau gue membeli tiket Fujiko F. Fujio, jadi di hari ke-4 inilah eksekusinya! Yey!


Gue sebelumnya sudah pernah ke Fujiko F. Fujio ini tapi ada 1 hal yang membuat gue HARUS bahkan semacam, the main reason why I have to go back to Japan www, yaitu... Makan Dorayaki!

Seriusan ga pake lelucon, ini beneran alasan gue sesungguhnya pergi ke Jepang. Semenjak kejadian Dorayaki yang ingin gue makan malah udah keburu dimakan nyokap gue (emang salah gue sebenarnya) gue bertekad akan pergi lagi sebelum gue mati demi mencicipi Dorayaki yang sesungguhnya di negeri asalnya. Yes, demi Dorayaki. Saja.

Dari Naka Itabashi gue ke Shinjuku kemudian naik kereta apa aja (disarankan yang express atau semi-express) ke Stasiun Noborito. Kenapa yang Express? Karena lebih cepat. Itu aja.

Setelah sampai di Noborito silakan lihat-lihat petunjuk yang mengarahkan ke Fujiko F. Fujio. Seriusan dari stasiun udah ada petunjuknya (jaman 2014 belom). Keluar stasiun kemudian cari lagi halte bus yang direct langsung ke Fujiko F. Fujio Museum, bukan yang terdekat banget dari stasiun ya, agak maju dikit.

Noborito Station, turun dari sini terus cari...

Cari orang yang berkerumun XD wkwk

Selasa, 05 Desember 2017

Ke Jepang (Lagi) - Day 3

Lanjutan dari post ini

Tokyo, 16 November 2017


Rute: Tokyo Disneysea

Saran gue sih kalau dalam rangka liburan gini pas lu ke Jepang, sempatkanlah 1 hari ke Theme Park. Ga mesti Disneyland atau Disneysea, bisa ke USJ juga atau Fuji-Q Highland atau Sanrio Puroland atau J-World atau di Tokyo Dome, atau apa aja deh :)


Kenapa? Karena menurut gue sih theme park itu punya sesuatu yang magical di dalamnya XD Entah kenapa gue percaya semua yang ada di dalam situ bahagia atau setidaknya bakal terpancar aura senang dari orang lain, jadi lu bisa dapet energi positif dari sekitar (apaan). Alasan utama sih, biar lu piknik aja bro, ga ada yang pernah salah dari masuk theme park pas lu dah tua.



Bukan sebuah keharusan, pada akhirnya sesuaikan dengan kondisi keuangan anda ;p

Rabu, 22 November 2017

Ke Jepang (Lagi) - Day 2

Lanjutan dari post ini

Tokyo, 15 November 2017

Turun dari pesawat kita melewati imigrasi yang ternyata keadaannya cukup berbeda dari pas gue ke Jepang 3 tahun lalu, di sini kita ngantre-nya biasa aja malah terbilang dikit. Entah karena gue agak lama juga karena pake acara ke WC dulu, entahlah.

WC pertama gue di Jepang. Haduhhh -___- gue ga terlalu ahli dalam hal WC jongkok.

Di imigrasi pun tidak ada hal yang aneh-aneh, kita tinggal kasih arrival card dan paspor kita aja. Tak ada pertanyaan bahkan masnya nyuruh gue menekan jari gue (buat scan sidik jari) dengan bahasa kalbu alias bahasa tubuh tanpa berkata apa-apa. Untung masnya ganteng, jadi gapapalah. Setelah proses imigrasi, ambil koper terus ke bagian custom, di sini tas gue diperiksa sampe ke ubun-ubun sama petugasnya hahaha niat sekali. Spoiler, di bagian custom pas balik Indo gue malah disuruh ngeloyor aja :"")))